Perkembangan Smart Home System:

Sejarah Smart Home

(sumber: pexels.com)

Kehadiran Smartphone dan IoT (Internet of Things) sekarang ini, menimbulkan sebuah inovasi Smart Home/Rumah Pintar yang memudahkan kita untuk mematikan atau menyalakan sebuah perangkat. Misalnya, yang kita lihat sekarang yaitu smart lamp yang bisa kita mati dan nyalakan hanya menggunakan smartphone. 

Lalu Apa Itu Smart Home?

Smart home adalah pengaturan rumah yang nyaman di mana peralatan dan perangkat dapat dikontrol secara otomatis dari jarak jauh atau dari mana saja dengan koneksi Internet. Sistem ini menggunakan perangkat seluler atau perangkat jaringan lainnya.

Perangkat dengan system akan saling terhubung melalui Internet. Memungkinkan pengguna untuk mengontrol fungsi seperti akses keamanan ke rumah, suhu, pencahayaan, dan home theater dari jarak jauh.

Meskipun ide ini sudah ada selama beberapa tahun yang lalu. Namun dahulunya dicetus sebagai perangkat keras yang dibuat untuk membantu sinyal radio agar sampai ke pemukiman.

Berikut rangkuman dari myECO mengenai perkembangan Smart Home System, yuk simak dibawah ini!

Smart Home: Perkembangan dari tahun ke tahun

1901-1920

(Sumber: time.graphics)

Pada tahun 1907, ditemukannya pembuatan Vacuum Cleaner berbasis elektik oleh William Hoover yang dinamakan William Hoover Cleaner.

Namun pada saat ini, belum terpikirkan dengan ide “smart” dalam pengaplikasian alat kerja rumah tangga, dikarenakan pada zaman ini masih keterbatasan fasilitas dan belum adanya perkembangan internet.

Peraihan pada tahun ini adalah pembuatan vacuum cleaner elektrik yang didirikan pada tahun 1907. Setelah itu disusulnya pembuatan kulkas dan pengering pakaian, setrika, pemanggang roti, dan lain-lain.

1966-1967

Modern Lifestyle

(Sumber: smartofficesandsmarthomes.com)

ECHO IV atau Echo 4 (Electronic Computing Home Operator) adalah prototype komputer yang dikembangkan oleh Westinghouse Electric Engineer pada pertengahan 1960 (1965-1966).

Device pintar ini untuk membantu list shoping kita pada perangkat keras, mengontrol temperatur rumah, dan peralatan pintar untuk dapur.

Terlepas dari keahliannya, ECHO IV memerlukan banyak ruang untuk digunakan, bahkan memerlukan energi sebesar 3000 watt listrik untuk menghidupkannya.

Smart Home: 1991 – Gerontechnology

perkembangan smart home geronteknologi

(Sumber: www.hkcss.org.hk)

Inovasi Geronteknologi ini mulai dikembangkan karena dapat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan pada lansia, serta melibatkan penelitian dan pengembangan teknik, produk teknologi, layanan lingkungan berdasarkan pengetahuan tentang proses penuaan.

Penggunaan berbagai macam geronteknologi oleh lansia dapat membantu mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan secara sosial lebih baik.

1998 – 2000 Awal

perkembangan smart home

Perkembangan IOT sudah tidak dapat diragukan lagi. Sekarang, smart home sudah menjadi hal yang umum didengar oleh setiap orang, dan sudah banyak orang yang menggunakannya secara sadar maupun tidak sadar.

Perkembangan Smart Home yang dulunya merupakan sebuah “mesin” atau “komputer” kini menjadi lebih canggih, kita hanya memerlukan 1 device untuk mengontrol perangkat didalam rumah kita.

Masa kini

perkembangan smart home masa kini

Teknologi masa kini, sudah bergeser dari ‘smart home’ yang hanya mengendalikan internet, menjadi eco-friendly dan lebih secure.

Mengetahui bahwa penggunaan listrik yang mengakibatkan pemanasan global, munculnya smart home dengan bantuan IOT untuk menerapkan ‘pengematan listrik’.

Contohnya, Smart EcoRoom yang membantu menjadwalkan kinerja listrik untuk menuju penghematan listrik dan pengurangan tagihan listrik.

Smart EcoRoom ini sudah terbukti membantu penghematan listrik berbasis AIoT dengan penghematan 55%.

 

Demikian rangkuman dari tim myECO mengenai perkembangan smart home system. Yuk, lindungi bumi dengan eco-friendly Bersama myECO!

Leave a Reply

Your email address will not be published.